Pentingnya ASI

asi

Bayi yang baru lahir sudah selayaknya memperoleh ASI dari Ibunya. ASI atau Air Susu Ibu adalah susu yang diproduksi oleh manusia untuk konsumsi bayi dan merupakan sumber gizi utama bayi yang belum dapat mencerna makanan padat. ASI diproduksi karena pengaruh hormon prolactin dan oxytocin setelah kelahiran bayi. ASI pertama yang keluar disebut kolostrum atau jolong dan mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit. Untuk itu, dewasa ini banyak digalakkan gerakan ASI eksklusif bagi bayi.

Selain sangat dibutuhkan oleh bayi secara nutrisi, keberadaan ASI dan proses menyusui berdampak besar pada kedekatan emosional sang bayi dengan ibunya. Pada masa menyusui inilah hubungan emosional antara ibu dan anak akan terjalin.

Dengan periode yang cukup panjang, masa menyusui sangat baik bagi perkembangan mental dan psikis anak. Ketika air susu mengalir dari payudara ibu, si anak akan merasakan betapa besar curahan cinta, kasih sayang, dan kehangatan yang diberikan kepadanya.

Namun begitu, masa menyusui ini bukanlah hal yang mudah bagi ibu. Masa ini termasuk yang paling sensitif dalam kehidupan ibu, baik secara fisik ataupun emosional. Begitu ibu mulai menyusui, mereka akan diuji dengan segala hal yang berada dalam diri dan lingkungannya.

Tak jarang, selama masa menyusui muncul kekhawatiran dan keraguan dalam pikiran ibu. Pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang boleh dan tidak boleh, bagaimana menyusui saat sakit, atau cara mengawetkan ASI, kerap muncul sebagai reaksi kekhawatiran itu.

Selain itu, dengan perkembangan zaman, dimana para Ibu juga dituntut untuk tetap tampil modis, banyak yang mengambil keputusan untuk tidak menyusui buah hatinya, dan lebih memilih menggantikannya dengan susu formula. Padahal secara manfaat, dengan memberikan ASI pada sang bayi, akan membantu si Ibu dalam mengembalikan bentuk tubuhnya seperti semula setelah melahirkan, tanpa perlu melakukan diet.

Studi juga telah menemukan bahwa wanita yang menyusui memiliki risiko rendah terkena diabetes, kolesterol tinggi, dan penyakit jantung di kemudian hari – meskipun tidak satupun dari mereka mampu membuktikan hubungan sebab-akibat kedua faktor itu. Dan dalam sebuah studi baru, peneliti melihat korelasi antara pemberian ASI dan penurunan risiko tekanan darah tinggi pada si Ibu di kemudian hari.

Dengan semakin disadarinya tentang manfaat ASI dan menyusui bagi si Ibu dan bayinya, maka semakin banyak pula Ibu-ibu muda yang mulai memberikan ASI ekslusif bagi bayinya, dan banyak dari mereka yang memburu keperluan menyusui seperti bra ataupun baju. Bagi Ibu-ibu yang menggunakan jilbab, sekarang tidak perlu khawatir bagaimana untuk tetap tampil cantik dan modis meski harus menyusui, karena sudah banyak produsen busana yang mempertimbangkan hal ini dalam memproduksi baju muslimnya, termasuk di dalamnya Gerai CantiQue yang memproduksi busana muslim dan gamis modis dengan label ‘CantiQue’. Produk-produk busana ‘CantiQue’ lebih banyak diproduksi dengan mempertimbangkan kenyamanan bagi Ibu muda ini dalam memberikan ASI bagi buah hatinya. Bisa dikatakan bahwa Gerai CantiQue mendukung Gerakan Ibu Menyusui.

by Gerai Cantique